Friday, 19 December 2014

Indahnya Pemandangan dari Puncak Kiambang Sicincin

Membahas keindahan bentang alam ranah minang rasanya tidak ada habis-habisnya. Disini ada gunung, bukit, pantai, pulau, sungai, pedesaan, ngarai, bukit kapur, air terjun, hutan tropis, dll. Sebagai pemuda berdarah minang saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, seakan-akan Allah SWT menitipkan sepotong gambaran surga disini, saya tidak mengatakan surga akhirat, karena pasti satupun diantara kita belum pernah mampir disana, ini adalah surga dunia bagi saya yang hobi fotografi dan sangat mencintai alam.

Thursday, 18 December 2014

Pengalaman Terbang Pertama Kali ke Eropa (part 4)

Lanjutan cerita dari part 3

Landing di Abudhabi
Saya terbangun oleh suara dari kapten pesawat, dia mengatakan dalam bahasa inggris bahwa kami akan mendarat di Abudhabi Airport (AUH) dalam waktu beberapa menit lagi. Sayangnya kami tidak duduk dekat jendela, padahal saya sangat ingin melihat Kota Dubai, mana tau pesawat kami kami terbang diatas kota Dubai, karena dari aplikasi google maps saya lihat jarak Abu Dhabi dan Dubai itu berdekatan, sehingga bisa melihat Palm Island yang termayshur. Ya Sudahlah mungkin belum rezeki, mudah-mudahan dalam penerbangan kami ke Indonesia nanti kami bisa transit dan holiday semalam di Dubai, Aamiin ya rabb.

Pengalaman Terbang Pertama Kali ke Eropa (part 3)

Lanjutan dari cerita Part 2

Makanan di Pesawat
Menu yang diberikan untuk makan malam cukup bervariasi, bahkan bisa dibilang empat sehat lima sempurna, jika kita meminta susu sebagai minum nya. Ada nasi atau roti sebagai karbon nya, lalu daging atau ikan untuk protein nya, sayur dan buah untuk vitaminnya, serta susu untuk sumber vitamin dan mineralnya, kita pun boleh menambah air putih jika masih haus, pokoknya asyik dah  naik armada  full-service. (ndeso banget ya, hehehe)

Pengalaman Terbang Pertama Kali ke Eropa (part 2)

Lanjutan cerita dari part 1

Konter Imigrasi Soetta
Proses di imigrasi lancar jaya, tidak ditanya apa-apa oleh petugas imigrasi, mungkin karena visa kami tipe MVV sejenis Kartu Izin Menetap Sementara kalau di Indonesia, dan berlaku 4 tahun. Petugas imigrasinya mengucapkan Good Luck kepada istri saya.

Selesai di konter imigrasi kami harus scan lagi barang kami yang akan di bawa ke bagasi kabin, disini sudah tidak boleh lagi membawa minuman, ada sedikit kegaduhan di dalam ruang tunggu keberangkatan, seorang bule nampak tergesa-gesa ingin keluar ruang tunggu, rupanya dia mau keluar membeli air karena kehausan, mungkin dia tidak menyangka kalau di ruang tunggu keberangkatan tidak ada air, beda banget dengan bandara internasional lainya, yang menyediakan kran air siap minum di dalam ruang tunggu. Hal ini menjadi pekerjaan rumah buat pemerintah kita, karena saya penulis, maka sudah menjadi kewajiban bagi saya menyampaikannya disini, mudah-mudahan pemerintah kita ada yang baca.

Ruang Tunggu
Cukup lama kami menunggu di ruang tunggu, saya pun jadi haus karena teringat peristiwa si bule yang lari-larian keluar ruang tunggu karena kehausan, Ada hasrat ingin izin keluar, tetapi malas karena terbayang bakalan sangat jauh keluar untuk membeli air, belum lagi harus melewati beberapa pemeriksaan lagi sebelum masuk ruang tunggu. Menahan haus adalah pilihan terbaik sambil menunggu panggilan ke pesawat.

Ilustrasi Pesawat A330-200, foto milik: website Etihad

Membicarakan pengalaman terbang tidak lengkap rasanya jika tidak membahas jenis pesawat nya. Saya sudah membayangkan bakalan naik pesawat berbadan lebar dengan deretan bangku 2-4-2 atau 3-4-3, di memori otak saya sudah berjajar foto-foto dari interior pesawat yang membawa jemaah haji, saya semakin penasaran dan tidak sabaran untuk segera naik ke atas pesawat.

Boarding time
Benar saja tidak lama berselang, kami sudah disuruh bersiap-siap untuk masuk ke dalam pesawat, untungnya lagi bagi yang membawa anak-anak diberikan antrian khusus, agar tidak berlama-lama berdiri. Bismilahirahmanirahimm, saya melangkahkan kaki pertama saya memasuki pesawat berbadan lebar sambil menggendong Fania, Mba Pramugari yang cantik berparas arab menyapa kami

Peta tempat duduk penumpang, foto milik: website Etihad

Jenis Pesawat
Ternyata pesawat yang membawa kami berasal dari pabrikan pesawat Airbus dengan Type A330-200. Pabrikan yang berbasis di Tolouse, Perancis ini merupakan pesaing Boeing yang berasal dari Amerika. A330-200 mempunyai deretan bangku 2-4-2 di kelas ekonomi yang kami naiki, kami duduk dibarisan paling depan yang langsung berbatasan dengan dinding pembatas Business Class. Alhamdulillah duduk dibagian depan sangat nyaman buat kaki karena mempunyai space yang luas, hanya saja saya tidak bisa menemukan layar untuk menonton yang biasanya tertempel di bagian belakang bangku penumpang di depan kita. Hmmm mau bertanya juga malu, Ya sudah nikmati saja perjalanan 18 jam ini.

Kapasitas penumpang A330-200, foto milik: website etihad

Setelah Take Off
Alhamdulillah pesawat take off dengan mulus, saya belum bisa tidur, masih melihat kiri-kanan memperhatikan keadaan pesawat, sambil membayangkan juga lamanya perjalanan ini apalagi tidak ada layar tv buat sekedar menonton  film atau melihat rekaman pertandingan bola, saya hanya bercakap-cakap dengan Fania dan si Bubu. Oya ada yang hampir terlupakan, ketika baru masuk pesawat di tempat duduk kami sudah tersedia, tools seperti gosok gigi, odol kecil, penutup mata, penyumbat telinga, selimut dan kaus kaki, juga sebuah headphone, saya masih bingung, sambil bergumam, ini alat buat apa ya?, layar videonya tidak ada kok malah dikasih headphone.

Selfie untuk mengusir kejenuhan
Tidak lama berselang Pramugari datang lagi membawa kereta dorong makanan, Jam 3 dinihari kami sudah disuguhi makanan, ini makan sahur diatas pesawat namanya, gumam saya. Kami pun ditawari mau makan daging kah atau menu vegetarian, tentu saja kami pilih daging agar values for money nya dapat, hehehe

Mari Makan
 Bersambung ke Part 3


Wednesday, 17 December 2014

Pengalaman Terbang Pertama Kali ke Eropa (part 1)

Feeling yang saya rasakan dari pengalaman akan terbang pertama kali ke Eropa adalah perasaan yang bercampur aduk. Senang karena akan melihat benua biru yang selama ini cuma bisa saya lihat di Televisi dan Internet. Sedih karena harus berpisah dengan keluarga besar dalam waktu yang cukup lama. Empat tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi kami untuk jauh dari keluarga besar. Kami hanya bisa berdoa semoga dilimpahkan rezeki hingga bisa pulang ke Indonesia setiap tahun nya, Aamiin, kok jadi curhat gini ya ?


Keluarga Besar melepaskan kepergian kami di BIM Airport

Kembali ke judul kita, pengalaman pertama terbang ke Eropa, berarti fokusnya adalah ke pengalaman terbangnya, ingatkan saya kalau sudah mulai melebar. Tujuan tulisan ini dibuat sekedar berbagi pengalaman dengan Sobat Zoera, mudah-mudahan bisa menjadi panduan atau tips jika mendapat kesempatan untuk terbang ke Eropa.

Tiket sudah dibeli jauh-jauh hari sebelum berangkat, tiketnya disamakan dengan tiket si bubu yang sudah duluan dibelikan oleh pemberi beasiswa, walaupun termasuk mahal, kami memutuskan membeli tiket tersebut alasannya bubu ga mau kami berangkat dengan pesawat yang berbeda. Penerbangan pertama kami ke Eropa ini menggunakan jasa dari perusahaan penerbangan Etihad Airways, Perusahaan yang berbasis di Abudhabi, Uni Emirat Arab

Boarding Pass EY 471, 10 Sept 2014

Berangkat ke Bandara
Kami sudah tiba di Bandara Soekarno - Hatta jam sembilan malam, Meskipun jam keberangkatan kami jam 01.45 WIB, kami sengaja spare waktu agar tidak terlambat, apalagi check-in untuk keberangkatan internasional adalah tiga jam sebelum jam keberangkatan, berarti kami hanya menunggu sekitar dua jam empat puluh lima menit lagi untuk check-in di terminal keberangkatan Internasional ini. Kami sengaja membawa nasi untuk bekal makan malam sebelum berangkat. Kami makan di ruang tunggu sebelum masuk pintu check-in. Orang-orang di ruang ini lumayan ramai, banyak kejadian mengharukan yang kami lihat yangmana keluarga melepaskan kepergian anggota keluarganya yang lain dengan perasaan sedih. Alhamdulillah momen itu sudah kami lewati kemaren ketika keluarga besar kami hanya bisa mengantar hingga Bandara Internasional Minangkabau. sedangkan kami berangkat ke Amsterdam melewati Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.


Layar Informasi di terminal 2, foto milik : Link

Sebelum Check-in
Hari sudah menunjukkan jam sebelas malam, saya mulai memperhatikan di layar jadwal penerbangan untuk memastikan apakah loket untuk Etihad dengan kode penerbangan EY 471 tujuan Abudhabi sudah di buka, ternyata masih belum. Untuk menghilangkan kejenuhan menunggu, saya berjalan-jalan disepanjang koridor terminal 2, bubu memilih untuk duduk saja berharap bisa menidurkan fania.

Ruang Pengantaran Penumpang, Foto milik: Link 

Usai berkeliling terminal saya kembali ke tempat duduk bubu, saya mengambil makanan untuk mengganjal perut, iseng bubu pergi melihat layar informasi dan ternyata gerbang untuk check-in penerbangan kami sudah dibuka. Kamipun segera berkemas, 1 travel bag ukuran jumbo, 1 travel bag ukuran reguler, 3 tas punggung, dan 2 tas jinjing pun mengisi trolley kami untuk dibawa ke ruang check-in.

Ketika Check-in
Di dalam ruang check-in ternyata antrian sudah banyak, kami masih ragu apakah ini antrian penerbangan kami, lalu setelah melihat kode EY 471, kami pun segera mengambil posisi antri, saya dan bubu ngantri di dua baris antrian yang berbeda, berharap salah satunya lebih cepat sampai ke konter. kami melihat beberapa staf +Etihad Airways  datang dan mendekati orang yang sedang antri dan membantukan check in, dalam pikiran saya mungkin mereka VIP, teryata tidak. kamipun dibantu check in oleh staf tersebut, mereka meminta tiket, dan pasport kami, lalu kembali ke depan konter check-in, setelah dicheck-inkan, si petugas datang lagi mengantarkan boarding pass kami, tetapi kami tetap harus dalam antrian, karena mesti menyetor sejumlah tas ke bagasi check-in. sebuah pengalaman yang tidak pernah kami terima ketika terbang dengan penerbangan domestik.


Ruang Check-in, foto milik: Link

Setelah Check-in
Selesai Check-in kami pun bergegas menuju ruang tunggu keberangkatan penumpang, di pintu masuk nya kami bertemu konter imigrasi, lalu kami ikut berbaris di antrian tersebut...

Bersambung ke part 2

Friday, 12 December 2014

Tips: Gratis keliling Kuala Lumpur dengan Bus GO KL

Kuala Lumpur adalah kota paling favorit di Negara Malaysia berdasarkan penilaian turis pada penghargaan Travellers  Choice Tripadvisor 2014. Disini terdapat berbagai objek wisata mulai dari wisata budaya, wisata kota, wisata kuliner bahkan wisata belanja.

Thursday, 11 December 2014

Panduan Transportasi dari KL Sentral ke Bukit Bintang

KL Sentral adalah stasiun pusat dari enam sistem kereta api di Kuala Lumpur. Jika Sobat Zoera baru tiba di Bandara KLIA/KLIA2 dan hendak menuju pusat kota Kuala Lumpur maka bus atau kereta api yang membawa kita dari Bandara akan berhenti di KL Sentral, (Untuk mendapatkan panduan dari Bandara (Aiport) KLIA2 ke KL Sentral sobat Zoera bisa membaca nya di sini)

Video: Wow, Asyiknya tinggal di dalam Pesawat


Pengen nyoba tinggal di dalam pesawat beneran? Bisa masak, makan, mandi dan santai-santai di ruangan tamu nya?, sekarang bukan sekedar mimpi lagi, KLM dan airbnb, sudah mempersiapkanya cek video nya disini:

Wednesday, 10 December 2014

Bus dari Kuala Lumpur ke Singapura

Transportasi umum dari Kuala Lumpur ke Singapura, ada 3 pilihan: By Bus, By Train, By Plane, Karena judul nya sudah menyatakan naik bus, maka tanpa basa-basi mari segera kita bahas transportasi yang kita maksud:

Monday, 8 December 2014

How to Go To Den Haag Centraal from Schiphol (Transportasi ke Den Haag)

Belanda mempunyai jaringan transportasi yang tersistem dengan baik. Untuk transportasi antar kota kereta api merupakan satu-satunya pilihan terbaik, selain cepat biaya nya pun relatif murah. Jika teman-teman baru tiba di Schiphol Airport dan ingin ke Den Haag Centraal, tidak usah khawatir, tulisan ini akan menuntun teman-teman untuk sampai disana.

Saturday, 6 December 2014

Video: Akibat Tidak Bayar Airport Tax

Satu Pesawat Heboh, karena seorang penumpang menolak bayar airport tax, kok bisa? padahal seseorang yang belum bayar airport harusnya tidak bisa masuk pesawat. penasaran? 
tonton videonya disini




Wednesday, 3 December 2014

How to Go to Amsterdam Central from Schiphol

Belanda mempunyai jaringan transportasi yang tersistem dengan baik. Untuk transportasi antar kota kereta api merupakan satu-satunya pilihan terbaik, selain cepat, biaya nya pun relatif murah. Jika teman-teman baru tiba di Schiphol Airport dan ingin ke pusat Kota Amsterdam, tidak usah khawatir, tulisan ini akan menuntun teman-teman untuk sampai disana.

Monday, 1 December 2014

How to Go to Wageningen from Schiphol (Transportasi ke Wageningen)

Belanda mempunyai sistem transportasi yang tersistem dengan baik, untuk antar kota kereta api merupakan satu-satunya pilihan terbaik, selain cepat, biaya nya pun relatif murah. Jika teman-teman baru tiba di Schiphol Airport dan ingin ke Wageningen, tidak usah khawatir, tulisan ini akan
menuntun teman-teman :)

Tuesday, 25 November 2014

Deja vu: Foto-foto dan mimpi yang jadi kenyataan

Dahulu sekali ketika saya masih duduk di bangku SMP, sekitar tahun 1997-1999, Saya melihat sebuah album foto yang dibawa papa saya sepulang dari Jogjakarta, saat itu mata saya terpaku pada keindahan Candi Borobudur yang menjadi latar belakang papa dan teman-teman kantor nya berfoto, betapa  amazing nya candi itu, saya melihat dengan detail mulai dari papa saya berfoto di halaman utama candi, lalu berfoto di tangganya, sampai ketika papa saya berfoto di puncaknya Borobudur, dan waktu pun berlalu. Pada tahun 2010 bulan Juli saya tiba di Candi Borobudur. Saya sempat terpana ketika berada di pintu masuk Candi Borobudur, seperti deja vu saya merasa sudah pernah berada disana.

Foto ilustrasi milik wikipedia

Tahun 2001-2004 saya tinggal di rumah om saya di Pekanbaru, dia seorang Pengacara ternama di Riau, saya sering menatap jajaran foto dinding nya. Foto yang paling saya suka adalah foto ketika beliau sekeluarga di tanah lot Bali, saya kagum dengan foto itu, tidak berhenti-henti saya menatap pemandangan Tanah Lot yang So Beautiful, saya membayangkan indahnya kalau saya Honeymoon ke Bali dengan calon istri saya yang saat itu saya belum tahu dia siapa, dan waktupun berlalu. Pada tahun 2011 bulan Februari kami menikah dan Bali adalah lokasi Honeymoon kami tepat keesokan hari setelah pesta perkawinan dilangsungkan di rumah saya. Jalan-jalan tersebut adalah kado pernikahan dari Direktur tempat saya bekerja.

Foto ilustrasi milik Wikipedia

Saat saya menulis tulisan ini saya berada di Belanda, negara yang bahkan tidak ada dalam Top 5 negara yang ingin saya kunjungi. Saya hanya bisa memaklumi karena kali ini bukan saya yang ingin kesini tapi adalah takdir dari istri saya yang oleh Tuhan dia diberi kesempatan belajar di negeri Oranje. Namun belakangan saya seperti menyadari kesalahan saya, lagi-lagi ini karena foto. Tahun 2010 saya sempat chatting dengan salah seorang adik kelas saya waktu SMU, namanya Zetra Hainul Putra, saya tertarik mengomentari sebuah fotonya yang lagi berada di atas perahu di sebuah Canal, alasan saya sangat tertarik karena foto kanal tersebut mirip dengan gambaran impian saya yaitu kota Venesia, Italia, sebuah kota yang unik dan romantis, yang kemana-mana naik perahu dengan pemandangan bangunan kota, yang belakangan sering juga disebut Water Front City Area. Sempat lama saya mengobrol di FB dengan dia, bertanya tentang Kota Utrecht, lalu selepas itu saya sempat menghabiskan waktu berjam-jam browsing mengenai Kota Utrecht, menikmati keindahan foto-foto kota nya, stasiun kereta api nya yang padat, dan melihat foto perahu-perahu kecil itu berlayar di Kanal membelah Kota Utrecht, dan waktupun berlalu. Sekarang saya tinggal di Kota Wageningen, yang bejarak 1 jam dari Kota Utrecht, Walaupun kota Utrecht bukan kota yang saya datangi begitu tiba di Belanda, namun kanal pertama yang saya lihat adalah kanal di Kota Utrecht !!, lagi-lagi deja vu terjadi.

Utrecht Kanal, koleksi:pribadi

Mari kita membahas apa itu definisi deja vu, menurut wikipedia dejavu adalah frasa Perancis yang artinya artinya secara harafiah "pernah merasa" atau "pernah melihat" mengalami sesuatu atau pengalaman yang pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan Paramnesia yang artinya ingatan sejajar.

Lalu apa hubungannya foto-foto tadi dengan mimpi yang menjadi kenyataan?, sampai disini pembahasan mulai serius. Apakah teman-teman pernah membaca buku The Secret karya Rhonda Byrne?, jika sudah teman-teman pasti tidak asing lagi dengan istilah Law of Attraction, singkat cerita hukum ini mengatakan jika anda ingin sesuatu maka ucapkanlah, alam semesta akan mewujudkannya. Sebagai seorang muslim tentunya rujukan yang kita pakai adalah Al Quran, Jika menurut pemikir barat yang akan mewujudkan ucapan kita adalah alam semesta, maka bagi seorang muslim tentu saja ucapan atau pengharapan itu hanya dapat diwijudkan oleh Allah SWT

Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenakan bagimu, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku, akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina" (QS: Al Mu'min ayat 60)

Yang menarik nya dari ketiga cerita mimpi saya diatas, saya tidak mengucapkan mimpi tersbut dikarenakan rasa pesimis yang menguasai diri saya, ini mungkin sering teman-teman alami juga. Saya waktu itu cuma berandai-andai dan menikmati andai-andai tersebut. Namun ternyata Allah Swt tahu keinginan saya tersebut, Thanks God

Sesungguhnya Allah mengetahui yang tersembunyi di langit dan dibumi, Sesungguhnya Dia mengetahui segala isi hati (QS: Faathir ayat 38)

Hikmah yang dapat kita ambil dari cerita saya diatas adalah: Jika kita menginginkan sesuatu, maka ucapkanlah dan berdoalah kepada Allah SWT, lalu tanamkan keinginan itu di alam bawah sadar kita dengan cara memandangi foto tersebut lama-lama dan berulang-ulang, namun apakah cukup sampai disana?, coba teman-teman perhatikan lagi cerita saya diatas, betapa lamanya durasi saya mencapai mimpi tersebut dikarenakan saya tidak menargetkan waktunya, maka tambahkanlan target tersebut dalam buku impian teman-teman, lalu jabarkan misi-misi atau langkah-langkah apa yang akan kita lakukan untuk mencapai target tersebut. Ibarat membangun sebuah dinding, maka bata-bata yang kita susun adalah misi-misi kita, sertakan Tuhan di dalam proses nya, Wallahu A'lam bishawab, Semoga tulisan ini bisa membantu mewujudkan impian teman-teman untuk berkeliling dunia, Aamiin.





Monday, 24 November 2014

Eindhoven Glow Festival: Ketika Gelap Malam Bertaburan Cahaya

Dari judulnya sudah tertebak kalau dalam tulisan Zoera kali ini, akan membahas festival lampu, ya palingan juga kota ini akan dimeriahkan dengan lampu-lampu yang berkilauan seperti di ibukota jakarta, dan kota-kota besar lainya di Indonesia, namun pada kenyataanya, festival ini lebih dahsyat dari yang ada dipikiran Zoera.

Saturday, 15 November 2014

Roermond City: Gereja, Bangunan Kuno dan Pasar "Branded" nya

Centrum of Roermond
Roermond adalah sebuah Gementee yang berada di Provinsi Limburg, Belanda, Gementee ini berbatasan langsung dengan Negara Jerman disisi Barat nya, berikut penampakannya di Google Map.

Tuesday, 28 October 2014

Madurodam: Pengalaman Menjadi Raksasa di Negara Liliput

Ada yang tau madurodam? atau pernah dengar sebelumnya? Jujur, Saya beneran baru kali ini dengar Madurodam, dari namanya kok ya mirip-mirip nama kota di Indonesia yang ditambahkan dam nya, hehehe.., saya pikir tempat ini adalah semacam museum pelestarian kebudayaaan Indonesia di Belanda, ternyata salah besar sodara-sodara...

Tuesday, 21 October 2014

Giethoorn: Desa Belanda Nan Romantis



Desa Giethoorn
Pada kesempatan kali ini Zoera akan berbagi cerita jalan-jalan ke Giethoorn, Desa terapung di Belanda, yang juga sering disebut dengan "Venice of Netherlands", Desa Giethoorn terletak tepat di tengah-tengah cagar alam De Wieden, Penamaan desa ini dengan nama Giethoorn punya sejarah tersendiri, Desa ini terletak di Kotamadya Steenwijkerlaan , sekitar 5 km sebelah barat daya dari Steenwijk, Provinsi Overijsell.

Sunday, 21 September 2014

Kuala Lumpur-Hatyai overland via Bus part 1

Sebelumnya Zoera mohon maaf karena #Latepost, Jalan-jalan ini Zoera lakukan ketika tanggal 14 Mai 2014, Tujuan Zoera ke KL emang cuma untuk transit.., tujuan utamanya adalah Krabi dan Phuket...berhubung perginya mendadak dan tiket langsung Pekanbaru-Krabi atau Phuket ga da.. terpaksalah kami berangkat ke KL dulu dan malamnya melanjutkan perjalanan ke Hatyai, Kenapa tidak langsung ke Krabi? karena memang tidak ada Bus langsung KL-Krabi...jadi ya mesti ke Hatyai dulu, Hatyai adalah kota transit jika ingin masuk ke Thailand melalui jalur selatan, di Hatyai lah anda bisa menemukan transportasi untuk melanjutkan perjalanan ke Krabi, Surathani, dan Phuket.

Friday, 30 May 2014

Wisata kuliner di Jalan Alor (Foodstreet at Alor Street, Kuala Lumpur)

Siapa yang tidak kenal Jalan Alor di KL? Jalan ini terkenal dengan foodstreet nya yang menjual berbagai macam makanan, mulai dari masakan melayu, india, china, thailand serta western, Jalan ini juga berada di Kawasan Turis nya Kuala Lumpur yaitu Bukit Bintang, Jadi jangan heran jika anda akan menemukan banyak turis dari seantero dunia yang makan di Jalan Alor.

Wednesday, 28 May 2014

Bagaimana cara ke Pusat Kota Kuala Lumpur dari bandara baru KLIA2?


Gmaps From KLIA2 to KL Downtown
Judul diatas adalah pertanyaan hampir semua pelancong yang baru menginjakkan kaki di Bandara KLIA2

Ok, Let me tell you how to go to downtown (pusat kota)

From KLIA2 kita punya 3 pilihan untuk sampai di pusat kota

1. By Bus:
Pilihan paling murah hanya RM 8. Dengan Bus anda bisa kepusat kota KL dan anda akan diantarkan hingga KL Sentral. KL Sentral adalah gedung terminal tempat perhentian semua moda transportasi publik mulai dari MONORAIL, RAPIDKL, dan KTM, nah dari KL Sentral inilah anda bisa melanjutkan perjalanan ke bagian mana yang anda inginkan.

Ada noted untuk Monorail, gedung nya berada terpisah dari gedung utama KL Sentral, lokasi tepatnya berada diseberang jalan dari Gedung Utama KL Sentral, jika bingung bisa bertanya ke Security, Polisi atau Karyawan yang ada di gedung KL Sentral.

Bus dari KLIA2 ada yang ke KL Sentral ada yang ke Genting Highland


2. By Taxi
Pilihan yang paling mahal tapi bisa langsung antar ke alamat, bisa menggunakan argo, bisa juga nego, siapkan mental negosiasi anda untuk bernego dengan supir taxi karena biasanya harga yang ditawarkan jauh lebih mahal daripada Argo.

driver lagi hunting penumpang
 


3. By Train 
Keretanya menggunakan nama KLIA Express harga nya relatif mahal  RM35, berhenti di KL Sentral tanpa transit, ya iyalah namanya juga KLIAexpres, wusss...wuss...wuss

Tips dari Zoera jika ingin naik train silahkan pilih yang KLIA Express, karena harga untuk sampai di pusat kota (KL Sentral) sama dengan harga KLIA Transit, KLIA Transit diperuntukkan untuk mereka yang lama menetap di Malaysia, karena ada diskon-diskon khusus penduduk Malaysia, selain itu mereka akan transit di beberapa stasiun seperti Salak Tinggi, Putra Jaya dan Bandar Tasik Selatan.


ini adalah tempat menunggu train KLIAexpress

ini penampakan interior KLIAexpress..hmmm lumayan :)

monitor yang berisi berita untuk mengusir kejenuhan..jangan harap ada tayangan sinetron nya :P


Gimana teman-teman gampang kan? sekian tips dari Zoera semoga bermanfaat :).

Related Post:

Dapatkan Harga Spesial untuk Hotel/Hostel Menggunakan
Link Kerjasama Zoera danBooking.com
Klik Linknya DISINI

Monday, 26 May 2014

First Time, Mendarat di Bandara baru KLIA2

Dibuka tanggal 27 April 2014, KLIA2 (Kuala Lumpur International Airport 2) menjadi bandara lowcostcarrier nya Malaysia pengganti LCCT (Low Cost Carrier Terminal), KLIA2 berlokasi cukup dekat dari KLIA (Kuala Lumpur International Airport). Walaupun bandara ini diperuntukkan bagi maskapai-maskapai low cost carrier, namun bandara ini sangat-sangat mewah dibandingkan bandara LCCT


Reinkarnasi Blog

kenapa saya beri judul reinkarnasi? ini dikarenakan jauh di tahun 2008 yang lalu saya sudah memiliki blog bisnis tetapi tidak saya kelola dengan baik dan waktu itu memang blog saya sangat-sangat sepi pengunjung...dikarenakan jumlah pengguna internet tidak sebanyak sekarang dan blogsayapun ala kadarnya  hehehe...