Friday, 2 January 2015

Tips Keliling Paris dengan Metro part 3 (Tamat)

Lanjutan Part 2

...Bagaimana jika kita salah menunggu? tenang saja, Dont be panic!-Keep Calm! jika salah menunggu jadilah kita dibawa dulu sampai ke ujung yang lain, namun jika sobat Zoera sudah punya unlimited ticket tidak menjadi masalah, hitung-hitung keliling dengan metro.


Bagaimana cara transit dan pindah jalur? 
Sobat Zoera tinggal perhatikan saja di stasiun mana yang menyediakan kereta transit, jika kita perhatikan peta metronya, kita akan melihat beberapa jalur yang sejajar dan terkadang bersilangan, biasanya disana terdapat stasiun transit, misal seperti foto yang Zoera lingkar merah dibawah ini, distasiun ini kita bisa berpindah ke 4 jalur yaitu kuning, hijau, biru dan pink kotak-kotak. jadi jangan kaget jika di stasiun metro tersebut ada beberapa lantai bawah tanah, sudahlah dibawah tanah, ternyata masih ada lagi lantai bawah nya, kadang sampai 3 level ke bawah, hal ini bisa menjadi contoh untuk diterapkan oleh pemerintahan kita terutama jakarta, Ampun dah ama macetnya, masa umur kita habis di jalan aja, apalagi mau ke bekasi tuh jauhnya rasa keluar negeri #ehlagi

Stasiun Metro Transit
Platform tempat menunggu kereta metro semua dibangun seragam, dengan corak khas batu bata putih yang dicat mengkilat, kesan yang kita dapatkan adalah klasik, ruangannya berbentuk setengah lingkaran, ada beberapa iklan di dindingnya, di dalam stasiun metro juga ada space khusus untuk pengamen, terkadang pengamennya masuk hingga ke dalam kereta metro, mereka memainkan musik intrumental, menambah suasana menjadi romantis, penampilan mereka tidak ada yang mengecewakan, sama seperti pengamen di kota Jogja, (Ooh no, Zoera mendadak kangen Jogja). Alat musik yang biasanya mereka gunakan adalah terompet, gitar dan saksofon.

Suasana Platform tempat menunggu kereta

Informasi stasiun yang akan dikungjungi sama seperti MRT di Singapore

Interior metro di Paris sama dengan interior MRT di Singapura, bersih, nyaman dan modern, yang membedakan mungkin tata letak bangkunya, jika SMRT bangkunya berhadap-hadapan sisi kiri dan kanan, maka di Metro bangkunya layak kereta api berhadap-hadapan depan belakang, namun tetap ada space untuk penumpang yang berdiri. Dari dua hari pengalaman Zoera berpindah-pindah jalur, Zoera mendapati jenis kereta api nya tidak selalu seperti foto dibawah ini, ada juga jenis kereta api yang agak usang, hingga kereta api yang sudah tua, namun tetap terjaga kebersihan nya, sayangnya lupa mengabadikannya, karena capek menggendong si kecil Fania. Tips dari Zoera siapkan fisik yang prima untuk menaiki metro karena harus naik dan turun tangga.


Interior Metro
Semua informasi di Metro berbahasa Prancis, maka tidak ada salahnya, kalo kita sedikit mengerti bahasa perancis, namun jika memang sudah mentok bisa menanyakan ke petugas metro yang bisa berbahasa inggris, walaupun dengan aksen perancis nya, sehingga kita mesti memberikan perhatian yang lebih untuk memahaminya.

Sortie=Jalan Keluar dari stasiun

Contoh Foto diatas ini menunjukan arah jalan keluar, Sortie berarti Pintu Keluar, sedangkan tulisan yang dibawah adalah menunjukan tempat terdekat dari pintu keluar tersebut,karena stasiun metro memiliki beberapa pintu keluar ada Place de la Concorde, rue de rivoli, dan jardin des tuileries.


Lorong menuju stasiun metro di dekat penginapan kami

Berikut beberapa istilah yang sering Zoera temui selama berwisata di Paris
Sortie: Pintu Keluar
Porte: Jembatan/Gerbang
Jardin: Taman
Rue: Jalan
Palais: Istana
Dame: Bunda/Feminis
Dome: Struktur bulat pelindung monument
Musee: Museum
Ile: Pulau
Bonjour: Sapaan resmi, biasa digunakan dari pagi hingga matahari terbenam
Salut: Sapaan untuk orang yang sudah kita kenal
Merci: Terimakasih
Pardon: Maaf