Friday, 2 January 2015

Tips: Keliling Paris dengan Metro (Part 1)


Memahami transportasi di Kota Paris sebelum turun langsung ke lapangan, awalnya agak ribet menurut Zoera, terlebih lagi ketika membaca dari beberapa blog travelling yang mengatakan Paris punya zonasi untuk sistem transportasi publiknya, terdiri dari zona 1,2,3,4 dan 5. Waduh ! Apa pula ini, kenapa tidak kayak MRT Singapore aja sih, one for all-all for one, hehehe... ini pula dulu yang pernah Zoera rasakan ketika pertama kali membahas peta transportasi Kota Kuala Lumpur yang lebih complicated dari Singapore, (fyi: Singapore adalah negara diluar Indonesia pertama yang Zoera kunjungi).

Fokus pembahasan transportasi di Paris akan kita perkecil menjadi Transportasi Metro karena menurut Zoera Metro seperti MRT nya singapore, sudah tersistem dengan baik, frekwensi keberangkatan yang cukup banyak,  dan mempunyai waktu yang cukup akurat jika dilampirkan ke itinerary, selain itu untuk menghindari macet jika berkeliling naik bus (ini akibat trauma ama Jakarta, pokok e mah Big No No to Traffic Jam, masa mesti 8 jam baru sampai ke Bekasi, #eh)

Zonasi Metro dan Tempat Wisata
Hampir semua spot kunjungan wisata di Paris berada di Zone 1-3, jadi cukup hemat jika membeli tiket unlimited seharian untuk mengunjungi ini semua. Jika Sobat Zoera berangkat dengan pesawat, maka dihari keberangkatan bisa membeli tiket diluar zona 1-3 karena bandara orly dan CDG berada di zone tersebut, berikut zoera sertakan tujuan favorit diluar zona 1 dan 3 yaitu; Istana Versailes dan Orly Airport yang berada di zona 4. Charles De Gaule Airport, Disneyland Paris, dan Fointainebleau yang berada zone 5.

Mega Bus Double Decker dari Amsterdam

Zoera berangkat dari Amsterdam ke Paris via Bus, jadi Zoera tidak perlu membeli tiket diluar zona 1-3, Perhentian Bus tempat Mega bus yang Zoera kunjungi berada di Porte Mailot Park, untungnya lokasi ini tidak begitu jauh dari stasiun metro, Jadi meskipun kami tiba jam 6.00 pagi kami bisa langsung masuk ke stasiun metro, Tips dari Zoera jika sudah sampai di perhentian bus, lihatlah lorong masuk ke stasiun metro, lorongnya tidak terlalu informatif, terlihat seperti lorong parkir bawah tanah, jika susah menemukannya, silahkan ikuti saja barisan penumpang yang baru turun dari Bus, biasanya mereka juga akan langsung menuju stasiun metro, stasiun ini juga bisa dilewati dari pusat pertokoan yang ada di seberang perhentian bus.

Pintu masuk metro dari stasiun Bus Porte Mailot

Penampakan pintu masuk metro, tidak informatif, apa karena masih gelap?

Setelah masuk ke dalam lorong metro ternyata platform stasiunya tidak dekat, cukup jauh kami berjalan, mengikuti papan informasi menuju konter pembelian tiket metro, setelah sampai disana ternyata koter tiketnya belum buka, ondeh-mandeh baa caro e ko?..,Bersambung ke Part 2

Related Post:
-Arc de Triomphe: Gerbang Kota Sambut Kemenangan
-Paris Perfect Hostel: Hostel yang dipilihkan Tuhan untuk kami
-Eiffel Tower: Si Besi Raksasa yang Mem(p)esona