Friday, 10 April 2015

Masya Allah, Bunga Sakura Bermekaran di Belanda

Alkisah ini bermula ketika kami jalan-jalan ke Centrum Bennekom, satu-satunya pusat keramaian yang paling dekat dari rumah kami, pada saat musim semi seperti sekarang ini centrum bennekom selalu ramai di sore hari, selain karena suhu sudah mulai menunjukkan keramahannya (good bye winter), disini juga terdapat sebuah toko es krim yang sangat yummi, antrian pengunjungnya hingga keluar toko. ckckck

Namun bukan es krim nya yang ingin kita bahas disini, melainkan taman di depan toko tersebut, sudah beberapa hari ini kami tidak melewati taman ini ternyata lagi ada pohon yang berbunga tanpa daun, berwarna putih dan mirip sekali bunga sakura di Jepang. Indahnya bukan main, sayapun terpesona beberapa saat-mulut setengah menganga, ketika sadar saya langsung berucap "Masya Allah !". Penasaran dengan pemandangan ini saya pun mendekat, melihat dengan seksama 
"Pohon apakah ini?" 
"Kenapa pohon ini tidak berdaun?" 
dan yang bikin saya lebih penasaran lagi 
"Kenapa pohon ini mirip Sakura?"
Hmmm.."Apakah saya lagi di Jepang?"

Pikiran saya masih dipenuhi pertanyaan-pertanyaan diatas, mereka lalu lalang memenuhi otak saya, Tentu saja situasi darurat ini nggak boleh dibiarkan, saya pun mengeluarkan kamera dan memotret bunga yang indah ini, mulai dari jarak jauh, jarak sedang, jarak dekat hingga jarak sangat dekat yang dikenal dengan istilah MAKRO, hal ini bertujuan agar saya bisa membandingkan hasil foto ini dengan hasil pencarian mbah Google dengan kata kunci "Sakura"

..dan Taraaa....!!! ini lah hasilnya..Dapatkah anda menemukan lima perbedaan dalam gambar berikut?


Mohon abaikan kualitas foto saya karena memang kamera nya yang belum DSLR, kalau  fotografernya mah, beuhhhh jangan ditanya !!!

Tenang sudah otak saya ternyata pohon di taman Bennekom tadi adalah Pohon Sakura, Masya Allah, ternyata Allah mengizinkan kami melihat sakura sebelum kami tiba di Jepang. Indahnya.....hingga si bubu yang melihat fotonya pun langsung meluncurkan pertanyaan beruntun:
"Yah bunganya masih kembang kan?"
"Besok belum layu kan?" 
"Soalna bubu belum berfoto disana"

Wah benar juga nih pertanyaan si bubu, jangan-jangan besok sakura sudah nggak ada, penasaran dengan pertanyaa si Bubu saya pun meluncur lagi ke rumah mbah Google sekalian pengen tahu lebih jauh apa itu bunga Sakura.

Sakura
Sakura diklaim sebagai bunga nasional Jepang, ternyata bunga ini tidak hanya dijumpai di Jepang, Sakura juga bisa dijumpai di negara-negara Eropa, Brazil, Australia, South Korea, India, USA dan China. Bunga Sakura diduga berasal dari Himalaya namun di populerkan di Jepang, sama seperti kasus bunga tulip yang diduga berasal dari Turki namun Belanda lah yang sukses mempopulerkannya.

Sakura tergolong dalam Famili: Rosaceae dan Genus: Prunus, Warna bunga Sakura tergantung spesiesnya, ada yang berwarna dominan putih dengan sedikit warna pink, warna kuning muda, pink, hijau muda dan merah menyala.

Sakura dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai Cherry Blossoms sedangkan dalam Bahasa Jepang berarti Saku:mekar dan Ra:jamak, bisa saya definisikan dengan simpel sebagai bunga yang "Mekar Berjamaah" dan ternyata bunga ini cuma mekar selama 7 hingga 10 hari saja, ternyata benar kekhawatiran si Bubu, terpaksalah hari ini saya menemani si Bubu ke taman Bennekom lagi untuk berfoto-foto ria.




Finally si bubu berhasil juga berfoto dengan "Sakuranya Belanda", saya pun sebagai fotografer mulai lelah, lirik jam tangan, "Astaghfirullah sudah jam 8 malam!", "tapi kenapa masih terang begini ya?" saya seakan-akan amnesia dengan musim semi, ketika hendak mengambil sepeda yang terparkir saya diberi Tuhan hadiah sebuah objek foto yang memang mengisyaratkan kami untuk segera pulang dan menunaikan shalat Maghrib. Yuk Mari Kita Pulang.

Hadiah Allah pertanda Maghrib sudah masuk

Related Post: