Wednesday, 27 May 2015

Pengalaman Berkesan Ikut One Day Tour Phi-Phi Island di Phuket

Phuket merupakan salah satu tujuan wisata populer di Thailand selain Bangkok dan Pattaya, Daerah yang terletak di bagian selatan Thailand ini mengandalkan wisata baharinya dengan pulau-pulau berpasir putih dan laut yang berwarna biru tosca. Phuket sendiri adalah pulau paling besar di lepas pantai barat laut Andaman.

Mengunjungi Phuket dalam waktu singkat, akan lebih efisien jika kita menggunakan jasa tour lokal untuk mengunjungi beberapa pulau nya yang indah dalam satu hari, salah satu tour pulau yang sangat terkenal adalah phi-phi island tour, dikarenakan salah satu spot yang dikunjungi adalah lokasi syuting film laris The Beach yang dibintangi oleh Leonardo di Caprio.

Zoera mendapatkan operator tour phi-phi island di sekitaran Phuket Town, sebelumnya Zoera juga sudah mensurvey beberapa harga di sekitaran Phuket dan Krabi tetapi harga yang ditawarkan mereka masih mahal dibanding info harga yang Zoera dapat dari sebuah forum backpacker. Lalu di travel inilah Zoera mendapatkan harga yang cukup bersahabat walaupun belum semurah harga yang di forum backpacker, namun karena orangnya yang sangat fasih berbahasa inggris dan pandai meyakinkan calon pembeli, akhirnya Zoera memutuskan untuk membeli one day tour ke operator ini. Kita lihat saja nanti apakah fasilitas yang akan zoera nikmati sesuai dengan yang di obralnya tadi.

Tour ini Zoera dapatkan di harga 1100THB namun dia meyakinkan bahwa harga nya ini adalah harga yang sangat murah dengan fasilitas yang komplit, yaitu: antar jemput dari hotel ke pelabuhan dengan minivan, makan siang prasmanan di Phi-phi island, air minum disepanjang perjalanan, buah-buahan dan cola sebagai selingan, dan gratis sewa peralatan snorkeling.

Di lembaran paket tour tersebut tertulis bahwa Zoera akan dijemput jam 7 pagi, wah harus cepat-cepat tidur ini agar tidak kesiangan esok harinya, mana kebiasaan Zoera tidak bisa tidur cepat jika menginap di tempat baru, hmmm namun tekad harus dikuatkan untuk bangun pagi, kalo tidak ya siap-siap saja duit 1100THB melayang.

Alhamdulillah Zoera tidak kesiangan, jam 5:30 terbangun buru-buru shalat subuh dan mandi, serta mempersiapkan segala peralatan untuk tour pulau, tentu saja pakaian ganti dan handuk karena pasti akan basah-basahan turun dan naik kapal, jam 6:30 sudah siap di lobby hotel, dan tepat jam 7 di jemput oleh minivan nya, kebetulan ada beberapa turis juga di hotel tersebut yang ikut bersama Zoera. Dengan minivan kami dibawa ke Pelabuhan perjalanan dari Patong ke Pelabuhan sekitar 30 menit. lalu disana kami dikumpulkan dalam beberapa group. Setelah di data, Di baju Zoera ditempelkan stiker group no 2, artinya Zoera harus berkumpul juga dengan orang-orang dengan stiker no 2. Lalu sebelum naik kapal kami di briefing oleh tour leadernya seorang thailand dengan kulit coklat gelap terbakar matahari, membuktikan bahwa dia memang seorang spesialis tour pulau.

Sebelum naik kapal kami di foto satu-persatu katanya ini penting karena ada beberapa kejadian si wisatawan tidak diketemukan ketika mengikuti tour pulau ini, nah dengan dokumentasi tersebut diharapkan mampu melacak keberadaan si wisatawan. Namun ada modus dibalik ini ternyata nanti setelah tour foto kita akan di pajang mereka lengkap dengan figura berhiasan logo phuket, sehingga menarik kita untuk memilikinya. Zoera pun membelinya dengan harga -kalo ga salah sekitar Rp 50 ribuan- lumayan buat kenang-kenangan karena figura dengan logo Phuketnya cukup menarik hati.

Mayabay
Lokasi pertama yang kami kunjungi adalah Mayabay, Yiihaa, akhirnya kesampaian juga menginjakan kaki di pantai ini. Pantai yang bersih dikelilingi bukit kapur tinggi dan hampir membentuk lingkaran, sehingga membuat pantai ini serasa surga dunia yang tersembunyi, disinilah scene favorit saya di Film The Beach, waktu itu saya bergumam, beruntungnya Leonardo Di Caprio bisa leyeh-leyeh disana, Zoera pun dalam hati berharap bisa kesana, dan akhirnya Allah mewujudkannya. Jangan takut bermimpi ya Sobat. 


Viking Cave
Lokasi kedua yang kami kunjungi adalah Viking Cave, nama dari sebuah goa yang terdapat di dinding batu kapur khas pulau-pulau di Krabi dan Phuket, dinamakan Viking karena di dalam gua tersebut ditemui lukisan perahu viking, antropolog belum mengetahui secara pasti umur lukisan tersebut. Goa ini juga merupakan rumah dari sekawanan burung walet yang menempelkan sarangnya di atap-atap goa,. Sayangnya ketika kami kesana air laut sedang pasang dan kami tidak bisa masuk hingga ke dalam goa.




Snorkeling di Laguna
Lokasi ketiga yang kami kunjungi adalah sebuah laguna yang dikelilingi tebing-tebing kapur tinggi khas Laut Andaman, dilokasi ini kami melakukan aktifitas snorkeling, sayangnya jenis ikan dan terumbu karangnya tidak beragam, masih kalah jauh dibandingkan terumbu karang di Pulau Kasiak Pariaman, cuma menang di airnya yang sangat bening sehingga ikannya bisa terlihat dari atas kapal.




Monkey Beach
Lokasi keempat yang kami kunjungi adalah Monkey Beach, Sesuai namanya, pantai ini memang dihuni oleh sekawanan monyet. Bibir pantai yang tidak begitu luas, memang merupakan habitat monyet di pulau ini. Dikarenakan pantainya yang kecil, jika air laut pasang maka pantai ini akan tenggelam dan monyet mulai pindah ke pepohonan di atas pantai. Monkey beach dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi khas pulau-pulau di Krabi dan Phuket Thailand.




Phi-Phi Island
Lokasi kelima adalah Phi-Phi Island. Disini kami dijamu dengan makan siang prasmanan, saya menanyakan ke tour leader apakah jamuannya halal, dia meyakinkan saya bahwa prasmanan nya selalu halal, karena mereka sering mendapatkan tamu yang beragama islam. Saya mencoba semua aneka makanannya, terlihat maruk sih, tapi saat inilah kita bisa mencoba aneka makanan thailand, hitung-hitung wisata kuliner, dan benar saja makanan yang mereka disajikan tidak ada yang habis. artinya saya masih bisa mencoba menu baru lagi, yiippi!




Khai Nok Island
Lokasi keenam adalah Khai Nok Island, ini adalah lokasi terakhir, pulau ini adalah pulau mungil namun dengan pasir yang sangat putih, di Pulau ini tidak kita temukan lagi tebing-tebing tinggi, aktivitas yang tersedia di pulau ini adalah beragam olahraga air atau dikenal juga dengan watersport. Saya teringin sekali mencoba jetski namun karena harganya yang mahal saya urung melakukannya, bahkan harganya lebih mahal daripada jetski di Nusa Dua Bali. Disini kami melakukan kegiatan berjemur, entah kulit manalagi yang ingin dihitamkan, hehehe. Kami dijamu buah-buahan tropis yaitu, semangka, nenas dan pepaya. Zoera hanya duduk sambil leyeh-leyeh di atas pantainya dan beberapa kali mencoba mengambil gambar dengan BB butut, dikarenakan batere kamera pocket sudah lemah.


Selesai sudah one day tour ini, kami tiba kembali di pelabuhan sekitar jam 4 sore, dijemput lagi oleh minivan dan diantar kembali ke hotel masing-masing, Zoera cukup puas dengan pelayanan yang diberikan operator sesuai dengan yang kemaren dia janjikan.

Happy Traveling

Related Post: