Saturday, 2 December 2017

Tips Berburu Souvenir di Eropa

Souvenir
Salah satu toko souvenir di Bratislava
Souvenir

Rasanya belum lengkap jalan-jalannya kalo tidak membeli souvenir sebagai kenang-kenangan.

Malah kalo habit orang kita, beli oleh-oleh nya bukan satu, bisa puluhan hingga ratusan, buat saudara, keponakan, tante dan om.

Belum lagi ibu-ibu arisan, teman-teman kantor, teman sekolah anak, teman les anak, hehehe

Makanya ga salah kalo beberapa penjual souvenir ada yang bisa berbahasa Indonesia, katanya sih biar mudah closing dengan orang indonesia.

Nah pada umumnya oleh-oleh itu bentuknya sama saja di tiap negara, karena di produksi massal di pabrik.

Kalau kamu pengen yang unik, kamu bisa cari yg handmade, kreasi para seniman lokal.

Souvenir ini pasti akan jadi kenangan yang tak terlupakan dan yang penting lagi tidak banyak yang punya.

Walaupun agak sedikit mahal, krn di eropa jasa/kreatifitas seni itu emang dihargai mahal.

Nah yg udah punya koleksi souvenir handmade, boleh dunk liatin di komen, sertakan harganya juga ya, buat reference teman-teman yang mau ke eropa.

#Happyholiday with Zoera Tour & Travel

Tuesday, 28 November 2017

Cerita Menarik Handel Trip Dengan Makanan Halal Untuk Pertama Kali

Cerita Makanan Halal
Ada pengalaman menarik tepatnya dua tahun yang lalu, ketika saya pertama kali menerima orderan paket wisata yang include makanan halal.
Karena tamunya minta respon cepat saya memberanikan diri membuat budget untuk makanan halal seharga 10 euro/box
Setelah survey kebeberapa suplier makanan indonesia halal di beberapa kota di Eropa, saya tersadar karena budget saya ternyata kekecilan.
Yang paling saya ingat itu ketika chat dengan suplier dari Swiss, saya tahu di Swiss ini semua serba mahal maka saya ajukanlah di harga 15 euro/box
Tetiba si supliernya ketawa ngakak, sambil jelasin; "mas di swiss itu minimal nasi box halal harganya 20/euro mas dan itupun harus pesan banyak", jadilah saat itu saya nombok di budget makanan halal nya.
Tapi saya ikhlas, karena saya yakin selama saya menjaga saudara muslim saya dengan makanan halal pasti ada balasan yang lebih besar dari Allah SWT.

NB: Terlampir screenshoot testimony dari customer kami tentang makanan halal :)






Tuesday, 24 October 2017

Mengunjungi Desa Terindah di England

Castle Combe dinobatkan sebagai Desa terindah di England, terbuat dari batu alam, eksterior castle ini benar-benar memikat hati pengunjung, karena memunculkan kesan rumah tua nan alami.

Rumah dari batu dengan pekarangan yang hijau


Castle Combe berlokasi 30km dari Bristol, train terdekat dari desa ini adalah chippenham, kebetulan rombongan kami yg terdiri dari 10 orang, berangkat dari London kedesa ini menggunakan private tour, dengan pertimbangan lebih hemat waktu dan biaya, karena dalam satu hari tour bisa mengunjungi 3 tempat sekaligus, yaitu: Stonehenge, Roman Bath, Castle Combe.

Desa Castle Combe dahulunya adalah bagian dari benteng Kerajaan Roman yang menginvasi inggris di abad ke 11, lalu setelah kerajaan Roman berhasil diusir beberapa orang saxon mulai tinggal disana. Jejak desa ini terekam dalam sebuah buku yang diperkirakan berasal dari awal abad ke 14. Saat ini desa Castle Combe telah dihuni oleh 350 jiwa.

Rumah Batu yang mempesona


Walaupun sangat terkenal namun jalanan menuju desa ini sangat kecil bahkan kami harus mengalah ketika berselisih dengan mobil tour yang hanya sejenis minibus, mungkin inilah alasan kenapa tidak terlihat bus-bus besar memasuki desa ini.

Kami tiba di desa ini sore hari setelah terlebih dahulu mengunjungi Stonehenge dan Roman Bath. Terlihat suasana di desa ini sudah mulai sepi sehingga kami bisa leluasa mengambil beberapa foto yang bagus tanpa terlihat gerombolan turis yang berdesak-desakan apalagi pas suasana liburan seperti summer ini.

Perkampungan yang indah dan tenang


Kalo kamu liburan ke UK jangan sampai terlewatkan mengunjungi desa yang indah ini.
Yang mau share silahkan, Indah nya berbagi :)

Pangen liburan kesini?
Contact Whatsapp: +31619776159
Email: info@zoera-tourtravel.com

Friday, 20 October 2017

Makanan Halal di Terminal Bus Munchen

Mencari makanan halal saat traveling di eropa tentu tidak semudah ketika kita traveling ke negara yg penduduk muslimnya mayoritas. namun hal itu jangan dijadikan alasan untuk makan makanan yang diragukan kehalalan nya.

Dalam perjalanan saya dari Slovenia ke Munich menggunakan flixbus, bus kami tiba di Munich Central Station jam 21.30 tentu saja sudah banyak toko yang tutup, namun karena lapar saya berusaha blusukan, berharap ada secercah harapan untuk mengganjal perut yang mulai protes ini.

Benar saja ketika langkah mulai lunglai menyusuri pertokoan di sekitar terminal saya melihat sebuah toko yang masih buka dan terlihat banyak orang yg antri, beruntungnya lagi ternyata itu resto halal take away yang menjual menu utama kebab dan sebangsanya.

Suasana resto jam 11 malam

Resto takeaway adalah resto yang ukurannya kecil dan hanya memiliki beberapa bangku untuk tamu yang ingin makan di resto.

Saya tahu kenapa resto ini masih ramai karena satu-satunya yang buka di terminal ini, didukung juga oleh masih ramainya umat manusia yg berada di terminal ini, karena saya lihat jadwal bus di stasiun ini ada yang sampai jam 1 malam.

Harga makanannya sangat murah untuk Eropa Barat

Nama resto nya adalah Oliva Doner, lokasi nya dilantai atas terminal bus, jika kamu bawa koper besar ada eskalator atau lift yang tersedia disana.

beruntungnya lagi resto ini menjual sejenis nasi, yeay sudah hampir 8 hari saya tidak ketemu nasi, indonesia banget ya, semoga nasinya seenak beras maknyus, #eh

Ternyata dugaan saya tidak meleset, rasa nasinya beneran #maknyus, penampakan nasinya seperti nasi india yang ramping dan panjang-panjang tetapi nasi yang ini ada rasanya seperti nasi uduk kalo di indonesia.
Menu nasi rasanya seperti nasi uduk


Daging sapinya nya juga enak banget dari beberapa kebab yang saya makan di 8 hari terakhir ini, daging kebab inilah yg rasanya paling enak.

Jadi ketauan kan tiap hari travelling saya selalu makannya kebab, alasan nya adalah:
1. kebab relatif murah, sehingga bisa menghemat budget perjalanan kita.
2. halal
3. walaupun murah, kebab berisi daging ayam atau sapi, sehingga asupan protein kita cukup, bandingkan jika kita makan roti 3 kali hari? bisa-bisa nanti sakit gula, hehehe

Buat kamu-kamu yg kebetulan singgah atau transit di terminal bis munchen ini, resto halal ini bisa menjadi pilihan, bahkan bisa kamu bungkus sebelum tiba di penginapan yakinlah mencari resto yang buka di atas jam 10 malam di munchen itu tidak gampang.

Silahkan dishare semoga menjadi manfaat terutama buat teman-teman traveller muslim.

#Happyholiday with Zoera Tour & Travel

Mengenal Habit Generasi Kids Zaman Now

Generasi kids zaman now, adalah generasi yang mobile, punya akses informasi tak terbatas, dan sangat melek teknologi. Mereka tidak suka waktu dan energi mereka terbebani oleh pikiran bagaimana mengumpulkan uang untuk cicilan mobil dan rumah. Sebaliknya mereka lebih suka energi tersebut digunakan untuk berbisnis, jualan online, membuka toko di mal-mal digital semacam tokopedia, buka lapak, dan atau berjualan di akun pribadi seperti whatsapp, bbm, instagram, dll.

Alih-alih memiliki mobil, mereka lebih suka menggunakan taxi online sambil merasakan unforgettable experience duduk nyaman di mobil sekelas Mercy, Audi, BMW. Dengan menggunakan aplikasi online mereka menikmati semua itu dengan harga yang lebih murah dibandingkan taxi mewah konvensional. Bisa jadi selama satu jam di dalam taxi tersebut mereka sudah berhasil transaksi online dengan keuntungan jutaan rupiah.

Alih-alih berutang ke Bank dan membangun rumah mewah dengan kolam renang di dalamnya, mereka lebih suka tinggal di rumah sederhana tetapi setiap akhir pekan, mereka travelling dan menginap di villa atau apartemen mewah lengkap dengan kolam renang, spa, dan view yang menawan, bebas riba tanpa takut dikejar-kejar debt kolektor, dan tentu saja harga penginapannya lebih murah dibandingkan harga hotel konvensional karena mereka sangat akrab dengan aplikasi online yang kerap memberikan promo diskon dan bonus jika mereka berhasil mempromokan aplikasi tersebut ke teman-teman nya.

Alih-alih jalan-jalan ke Eropa dengan tour konvensional mereka lebih memilih jalan-jalan menggunakan tiket promo dengan harga hanya 3,5 juta pulang pergi dan membuat group travelling dengan tujuan supaya bisa jalan-jalan dengan sistem sharing cost, yang bisa memangkas harga paket tour konvensional hingga setengah nya.

Untungnya Zoera Tour & Travel hafal sekali dengan habit generasi kids zaman now, dan sudah beberapa kali dipercaya handel group sepertu ini, sehingga kami tau keinginan dan kebutuhan mereka akan trip berkelas dengan biaya hemat, karena kami pun bagian dari generasi kids zaman now *ingat umur woy, hehehe.

Harga paket kami bisa dilihat disini: http://www.zoera-tourtravel.com/p/tour-eropa-hemat.html

Keterangan foto: salah seorang peserta trip generasi kids zaman now yang sedang serius menikmati view Danau Bled, Slovenia, dari balkon kamar hotel.

Sunday, 6 August 2017

Berkunjung ke Masjid Termegah di Jerman
Meskipun Islam minoritas di Eropa tetapi terdapat beberapa masjid-masjid megah, dan biasanya terletak di pusat kota yang berfungsi tidak saja sebagai tempat shalat, melainkan sekaligus sebagai pusat kegiatan islam atau biasa disebut dengan islamic centre.



Jika kota Koln ada dalam itinerary kamu, kamu bisa singgah di kota ini, letaknya di tengah kota, bisa dicapai dengan public transport s-bahn atau bisa menggunakan taksi/uber
Pada awalnya masjid ini sempat ditentang oleh berbagai kalangan terutama partai sayap kanan jerman, namun berhasil setelah lobby dari organisasi islam di Koln.
Organisasi yg membiayai Masjid ini adalah DITIB, Diyanet İşleri Türk İslam Birliği (DITIB) yang merupakan salah satu organisasi Islam di Jerman.



Fakta menarik dari masjid ini adalah arsiteknya yang merupakan seorang yang memiliki spesialisasi bangunan gereja, Namanya Paul Bohm, berkebangsaan Jerman.
Fakta lainnya, masjid ini juga mendapat bantuan penggalangan dana dari gereja katolik St Theodore, Koln.
Untuk menuju masjid ini kita bisa ambil titik start di Koln Centraal Station, naik S-Bahn sekitar 15 menit dan berhenti di station Ehrenfel Piusstrasse, harga tiketnya 2.80 euro oneway.
Jika di itinerary kamu tidak ada Kota Koln, kamu bisa oneday tour dari Kota Amsterdam, Belanda atau dari Kota Brussels, Belgia, berjarak tempuh 3 jam perjalanan dari Station Amsterdam Centraal atau 2,5 jam perjalanan dari Bruxxeles Midi.

NB: Jangan lupa menggunakan kaos kaki baru ketika mau ke masjid ini, saya pernah di ingatkan oleh salah seorang jamaah untuk menggunakan kaos kaki di dalam masjid, setelah saya baca-baca ternyata bagi muslim turki jika masuk masjid tanpa kaos kaki itu tidak sopan.

Thursday, 2 February 2017

Iran dan Toleransi Beragama

Traveling ke Iran bener-bener merubah pandangan saya terhadap negara yang mayoritas penduduk nya beragama Syiah ini, Orang Iran itu toleransinya cukup tinggi, awalnya saya cukup heran, karena selama blusukan di sana saya menemukan beberapa tempat ibadah selain Masjid, yaitu gereja dan synagogue. Padahal saya tahu Iran ini adalah negara Republik yang berlandaskan agama, yang diberi nama Republik Islam Iran, wanita-wanita di Iran tidak boleh keluar tanpa menutup aurat dan aturan ini juga diberlakukan terhadap turis-turis baik muslim ataupun nonmuslim yang datang ke Iran, sebelum keluar pesawat cewek-cewek bule langsung memakai jubah dengan selendang.

Saya sendiri dua kali shalat di masjid di Kota Teheran, walaupun tata cara shalat saya berbeda, alhamdulillah saya tidak mengalami yang namanya teror atau intimidasi, padahal ini yang paling saya khawatirkan sebelum memberanikan diri berangkat ke Iran. Satu jam saya sengaja stay di masjid tersebut, karena penasaran dan ingin melihat bagaimana mereka shalat, ibadah shalat mereka memang sedikit berbeda dengan shalat sunni, mereka meletakkan batu tepat di tempat sujud, dan ada beberapa gerakan shalat sunni yg mereka hilangkan dan tambahkan, sementara untuk durasi shalat tergantung personalnya, ada yg shalat terburu-buru dan ada juga yang khusyuk.

So pesan saya, jangan lah terhasud oleh ajakan kebencian terhadap syiah, Kita tahu mereka berbeda dengan kita, yang harus kita lakukan adalah memperlakukan mereka seperti kita memperlakukan saudara kita yang juga berbeda seperti Kristen, Katolik, Hindu dan Budha yang selama ini hidup aman dan damai di republik tercinta ini. Mungkin ada yang tidak setuju dengan pernyataan saya ini, dan biasanya mereka akan bilang: "Tapi kan Syiah itu bungkusnya seperti Islam, justru ini lebih berbahaya". Untuk pernyataan ini, komentar saya adalah: "Persiapkan diri kita dengan iman yang kuat" karena yang bisa kita kontrol itu adalah DIRI KITA bukan pengaruh yang berasal luar diri kita, contoh: dulu internet ditakuti karena bisa menyebarkan paham westernisasi dan merusak pemikiran anak-anak. Benar ! kalau anak-anaknya tidak dibekali ilmu agama yang kuat, dan lihatlah sekarang justru jika internet kita manfaatkan untuk kebaikan, kita malah bisa belajar agama dari internet, banyak yang ekonominya terbantu dengan jualan online, dan dari internet banyak pekerjaan-pekerjaan dimudahkan, Jadi intinya adalah "Bagaimana kita menaklukan pengaruh yang datang dari luar diri kita"

Tambahan informasi lagi, satu tahun ini saya tertarik mencari informasi tentang syiah, terutama setelah travelling ke iran, syiah juga ada yang radikal, pemimpinnya ada di London, syiah ini agak-agak mirip dengan "Islam Radikal", setiap pidato pemimpinnya selalu teriak kafir kepada yang tidak sejalan dengannya, syiah ini juga terang-terangan menanamkan kebencian terhadap sunni, syiah ini selalu melaknat para sahabat dan istri nabi. Sepertinya syiah inilah yang patut kita waspadai, karena berfikiran radikal dan "sengaja diciptakan" untuk menambah konflik dengan Muslim di seluruh dunia.

Sekali lagi pesan saya kepada teman-teman jangan pernah mau di adu domba, hasil dari tumpukan kebencian adalah PERANG, dan kita lihat perang bukanlah sebuah SOLUSI, Kita tentu tidak mau negeri tercinta ini seperti negara suriah yang karena konflik antara pemerintah dengan pemberontak ditambah lagi beberapa negara luar yang ikut campur. Lihatlah sekarang bagaimana keadaannya?, teman kami yang orang Aleppo sering menangis karena sekarang dia sudah tidak punya hometown lagi; kota Aleppo yang indah jadi hancur dan rata dengan tanah, tidak ada lagi rumah sakit, sekolah, kantor dll, jutaan penduduk menjadi korban, banyak warga sipil yang terdiri dari wanita dan anak-anak terbunuh, sedih sekali melihatnya, sebagian mereka lari ke eropa mencari tempat yg lebih aman, dalam perjalanan mereka banyak yang meninggal karena kelaparan, tenggelam dan tidak kuat menghadapi suhu dingin di Eropa. 


Suasana shalat di salah satu masjid di kota Teheran

Saturday, 7 January 2017

Menitipkan Koper di Bandara Schiphol dan Stasiun Amsterdam Centraal


Kamu punya waktu yang singkat untuk mengunjungi Amsterdam? Tapi masih pengen eksplor Kota Amsterdam tanpa ribet geret-geret koper? kamu bisa memanfaatkan jasa penitipan  tas di Stasiun Amsterdam Centraal dan Bandara Schiphol.

Menitipkan koper adalah pilihan cerdas traveler untuk tetap bisa keliling Amsterdam dengan nyaman. Jika kamu tiba di Amsterdamnya dengan kereta api kamu bisa menitipkan tas di stasiun Amsterdam Centraal, sedangkan bagi kamu-kamu yang tiba di Amsterdam dengan pesawat maka kamu bisa menitipkannya di Bandara Schiphol.

Penitipan di Bandara Schiphol

Bandara Schiphol berlokasi di bagian selatannya kota Amsterdam. Bandara ini termasuk dalam daftar 5 besar bandara dengan penumpang terbanyak di daratan Eropa. Bandara Schiphol tidak terlalu luas sehingga kamu tidak perlu memakai bus atau kereta untuk berpindah dari satu terminal ke terminal lainnya, Namun untuk menemukan tempat penitipan tas di bandara Schiphol sedikit butuh usaha karena letaknya yang di underground atau ditempat yang jarang dilewati orang ramai. Jadi berusaha hanya dengan mencari-cari sendiri tidak saya sarankan karena kamu nantinya akan bingung sendiri, cara terbaik adalah langsung bertanya ke petugas yang kamu temui dan ikuti petunjuk yang mereka berikan, jangan khawatir soal bahasa, petugas di bandara schiphol welcome diajak berbahasa inggris.

Petunjuk dalam Bahasa Belanda dan Bahasa Inggris

Setelah kamu tiba di lokasi penitipan tas yang harus kamu lakukan terlebih dahulu adalah mencari loker yang kosong, tandanya adalah lampu indikator di dekat pintunya berwarna hijau, lalu cobalah masukan koper kamu ke dalamnya, ukurannya beda-beda mulai dari yang Small, Medium dan Large, jika kamu punya yang ukurannya Large cara memasukkannya adalah dengan cara ditidurkan karena bentuk compartment nya adalah memanjang ke dalam.

Contoh loker ukuran Large

Setelah koper dimasukan jangan lupa tutup kembali lokermu dan kamu harus menuju mesin pembayaran yang ada di barisan loker tersebut, nah di mesin pembayaran tersebut ada intruksi bagaimana cara pembayarannya, pilih opsi bahasa inggris agar kamu mudah memahaminya, setelah dibayar maka barulah pintu loker kamu benar-benar terkunci dan akan muncul print out dari mesin nya, print out ini harus kamu simpan karena fungsinya sama seperti kunci, nanti untuk mengambil kembali tas kamu, kamu harus men-scan kembali barcode yang terdapat dalam print out tersebut makanya lembaran tersebut harus dijaga rapi dan jangan sampai terlipat atau basah.

Mesin pembayaran harus dengan cc/debit dengan logo seperti foto diatas


Penitipan di Stasiun Amsterdam Centraal

Stasiun Amsterdam Centraal adalah stasiun yang paling dekat untuk mengunjungi kota bersejarahnya Amsterdam. Lokasinya hanya beberapa langkah saja dari pusat kota tua atau sekitar satu kilometer saja dari Royal Palace. Stasiun Amsterdam juga mempunyai bangunan yang cukup luas, namun untuk menemukan tempat penitipan loker sedikit lebih mudah di bandingkan penitipan di Bandara Schiphol, lokasinya persis di sisi paling kiri pintu keluar stasiun. Jadi jika kamu sudah menemukan pintu keluar stasiun, sebelum keluar berjalanlah terus ke arah paling kiri, nanti akan kamu temui sign board seperti foto di bawah ini, begitu juga sebaliknya jika kamu sudah dari luar maka posisinya adalah di sisi paling kanan kanan pintu masuk stasiun.

Penampakan Locker Room

Sign Board to Locker Room

Namun jika kamu belum juga menemukannya kamu bisa menanyakan ke petugas, jika tidak ada petugas kelihatan, kamu bisa bertanya ke orang-orang yang lewat, jangan khawatir mereka tidak bisa berbahasa inggris, penduduk belanda sangat welcome dan mau menjawab pertanyaan dalam bahasa inggris. Sekedar info saja, Belanda adalah negara Non English, namun persentase jumlah penduduk yang bisa berbahasa inggrisnya tertinggi di dunia. Selain itu mereka juga welcome terhadap orang yang tidak pandai berbahasa Belanda, dari pengalaman penulis yang sudah tinggal dua setengah tahun di Belanda ketika memulai percakapan dengan orang Belanda dalam bahasa belanda, karena masih belajar dan terbata-bata mereka malah mengajak kita berbahasa inggris, mungkin karena lebih efisien waktu, sehingga mereka tidak mau berlama-lama mendengar percakapan terbata-bata, atau karena mereka kasihan? who knows ya, oleh karena itulah saya jadi tidak merasa terpaksa belajar bahasa Belanda, wong nenek-nenek yang jualan sayur di pasar saja bisa berbahasa Inggris.

untuk memasukan tas/koper harus dilakukan sendiri

Untuk cara penggunaan locker room di stasiun Amsterdam Centraal ini saya tidak akan menuliskan lagi di paragraf ini, karena caranya persis sama dengan penitipan di bandara schiphol, kalo kamu masih belum mengerti silahkan scroll up. Begitu juga cara pembayarannya, pembayaran harus menggunakan kartu debit atau credit card yang berlogo seperti foto di bawah ini.

Mesin Pembayaran.

Semoga tulisan ini berguna dan bisa membantu kamu jalan-jalan di Kota Amsterdam tanpa geret-geret koper, Salam Travelling, Happy Holiday Guys!!

Baca juga:

- Panduan Tranportasi ke Giethoorn dari Amsterdam Centraal
- Tips Hemat Travelling keliling Amsterdam