10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan oleh Ceoworld Magazine, negara-negara Eropa merupakan sejumlah besar tempat teratas dalam daftar paling mahal, dari beberapa negara yang ada didunia benua eropa ini lah yang banyak menghasilkan negara-negara yang biaya hidupnya tertinggi didunia. Peringkat didasarkan pada lima kategori berbeda yang dipelajari, dengan data yang berfokus pada biaya hidup, sewa, harga bahan makanan, biaya makan di luar dan daya beli. Data kemudian ditambahkan ke dalam indeks, menggunakan New York City sebagai kontrol untuk mengukur setiap tujuan. Majalah Ceoworld mengumpulkan data dari berbagai studi, indeks harga konsumen, data biaya hidup dan sumber media internasional. Kisaran biaya hidup yang difokuskan pada termasuk tagihan, transportasi, pakaian dan akomodasi.
          
  Berikut adalah 10 negara yang biaya hidupnya paling tinggi di dunia :

1.        Copenhagen, Denmark

Meskipun negara ini terkenal dengan biaya hidup yang paling tinggi,  Denmark merupakan salah satu negara di Eropa yang dapat di jadikan sebagai tujuan mencari ilmu loh, biaya pendidikan di Denmark di gratiskan oleh pemerintah. Warga Denmark dapat menikmati pendidikan gratis mulai dari jenjang pendidikan sarjana, pasca sarjana, bahkan kedokteran. Tidak hanya itu, mahasiswa juga berhak mendapat fasilitas perawatan secara gratis dan berkualitas. Program beasiswa ini focus pada program sarjana dan magister bagi pelajar di seluruh dunia, kecuali wilayah Uni Eropa, Area Ekonomi Eropa dan Swiss.
Beasiswa yang disediakan adalah beasiswa penuh dan beasiswa parsial, maksudnya, beasiswa dari pemerintah Denmark ini diberikan dalam bentuk keringanan biaya kuliah atau bantuan sebagian dan keseluruhan biaya hidup.
Tingginya harga kebutuhan di negara ini dipengaruhi oleh pajak. Pajak penjualan di negara ini mencapai 25 %, sedangkan pajak pendapatan 36 persen. Bahkan harga rata-rata roti saja sebanyak Rp 48.000, bahan bakar per liternya Rp 22.000.
2.       New York, Amerika Serikat
Biaya hidup di salah satu kota besar Amerika serikat ini seperti new York , cenderung  memiliki barang – barang mahal dan berkualitas, harga sejumlah kebutuhan pokok misalnya beras per kilogramnya Rp 55.000, Roti rata-rata seharga Rp 107.000,  ongkos transportasi di negara ini juga mahal tiket sekali jalan di hargai Rp 32.000, jika ingin berbelanja apalagi pakaian harus mikir-mikir dulu, kenpa? Karena contohnyaa saja celana jeans di negara ini menjualnya seharga enam ratus ribuan satunya, harga jual sepatu rata-rata sekitar 1 jutaan , beda sekali dengan negara kita di Indonesia.

3.       Paris, Perancis
Kota yang dinobatkan sebagai kota termahal di dunia yaitu kota yang sering disebut dengan kota yang paling romantis, dengan populasi sekitar kurang lebih 12,5 juta jiwa, biaya hidup di negara ini rata-rata mencapai Rp 1,04 miliar. Harga rata-rata roti Rp 91.000, biaya sekali makan sekitar Rp 185.000 , dan harga bahan bakar per liternya Rp 19.300 .

4.       Jenewa, Swiss
Biaya hidup di swiss termasuk tinggi, sebulan kita perlu menyediakan sekitar Rp 16-24 juta , untuk biaya tempat tinggal, makanan, transportasi dan kebutuhan lainnya. Kebanyakan mahasiswa membeli mkanan di supermarket dan hanya sesekali makan di luar, agar bisa menghemat biaya kebutuhan hidup selama tinggal dan kuliah disana.

5.       Seoul, Korea Selatan

Biaya hidup di negara ini semakin meningkat, ibukota korea selatan kini berada di urutan 6 tertinggi dari tahun sebelumnya di peringkat 50. Mulai dari harga tempat tinggal, harga makanan, transportasi dan lain-lain.  Jika dihitung-hitung biaya hidup perbulan disana  kurang lebih  sekitar  1,160,000 won atau Rp 13.410.660 .

6.       Jepang
Jepang merupakan salah satu negara paling maju di Benua Asia, bahkan dunia, negara ini memiliki segudang perusahaan kelas atas, mulai dari telekomunikasi, otomotif, hingga elektronik. Karena termasuk negara maju pastinya Negara ini termasuk juga negara dimana biaya hidupnya yang sangat tinggi atau terbilang mahal, salah satunya di Osaka, Osaka merupakan kota terbesar ketiga di Jepang. Letaknya ada di pulau Honshu, di bibir Sungai Yodo, Teluk Osaka dan memiliki populasi 2,7 juta orang. Biaya hidup di negara ini tidak kalah mahal dari negara-negara lainnya, Harga rata-rata roti bisa Rp 79 ribu, biaya bahan bakar per liter Rp 15.700. jika hendak tinggal di negara sakura ini kita harus menyediakan biaya sebanyak 6.760.000 yen atau sama dengan Rp 866.699.600 pertahunnya.
Selain Osaka, Tokyo juga salah satu hal yang sulit dijangkau akibat tingginya harga adalah tempat tinggal. Bahkan, hanya untuk sekadar sewa rumah atau apartemen saja, harganya tak terjangkau bagi warga menengah ke bawah. Jika berniat untuk tinggal dan melanjutkan studi ke kota ini ada baiknya kita juga dapat bekerja sampinngan, karena pendapatannya juga tinggi dan bisa membantu memnuhi kebutuhan hidup kita selama tinggal disana.

7.       Hongkong
         Negara dimana luas wilayahnya termasuk negara kecil, tapi ada 303 gedung pencakar langit yang berdiri megah. Menurut data Oxford Economics, harga properti di sana termasuk yang paling mahal di dunia yakni mencapai Rp 550 miliar. Tak hanya itu, soal makanan Hong Kong juga mematok harga tinggi. Hal ini dipengaruhi sektor pariwisatanya yang ramai kedatangan turis asing, terutama menjelang hari raya Imlek.
Biaya untuk sekali makan saja di negara ini bisa  mncapai Rp 95-160 ribu lebih.  Bahan pokok pun tidak kalah mahal, contohnya telu satu kilogramnya bisa seharga Rp 71.000, harga bahan bakar perliternya seharga Rp 30-36 ribu , sangatlah berbeda dengan negara kita .
8.       Singapura 
         Transportasi dan biaya utilitas tinggi membuat Singapura menjadi negara dengan biaya hidup paling mahal di dunia. Harga mobil bisa melambung karena pemberlakuan Sertifikat Pembagian Hak Singapura yang kompleks.  Akan tetapi  dalam kategori lain seperti kecantikan kebutuhan rumah tangga, Singapura jauh lebih murah dibanding negara sederajat. Harga beras disingapura sekitar Rp 27.000 per kilogram mahalnya harga beras karena beras impor. Harga bahan bakar per liter Rp 19.200.

19.    Zurich Swiss
         Menguatnya franc Swiss dibanding euro, menyebabkan harga kebutuhan jadi makin tinggi. Kota Zurich juga memegang predikat kota termahal kedua di dunia dalam daftar  Worldwide Cost of Living. Walau penduduk swiss tidak kaya raya akan tetapi penduduk disana sangat sejahtera, karena individu, swasta dan negara bekerja sama membangun kesejahteraan dengan hidup sederhana. Biaya hidup yang serba mahal membuat masing-masing warga terbiasa hidup sederhana demi memikirkan masa depan. Seperti yang kita ketahui Harga rata-rata roti Rp 75.500, harga rata-rata bahan bakar per liter Rp 20.000.


1.        Belanda



         Negeri kincir angin Belanda menjadi negeri dengan biaya hidup paling mahal sedunia urutan 10. Mahalnya biaya hidup di negeri ini sejalan dengan tingkat penghasilan masyarakat yang cukup tinggi yaitu rata-rata 2.220 euro per bulan atau sekitar Rp37,19 juta.
 


         Itulah sedikit tentang kehidupan dari berbagai negara yang biaya hidupnya begitu mahal. Walaupun mahal, setidaknya sesuai dengan fasilitas dan jaminan yang diberikan pemerintah, terlebih gaya hidup masyarakat di negaranya masing-masing yang cukup sederhana dan baik setidaknya dapat kita contoh juga loh.

Share this